Informasi Pagar BRC

Informasi Pagar BRC

Category: Artikel Subcategory: Informasi Published: 06 Jan 2026
Pagar BRC (
British Reinforced Concrete) adalah jenis pagar siap pasang yang terbuat dari kawat baja galvanis yang dilas secara presisi membentuk pola jaring persegi panjang. Nama BRC diambil dari perusahaan asal Inggris yang mempopulerkan model ini, dengan ciri khas berupa tekukan segitiga di bagian ujung atas dan bawah yang berfungsi untuk memberikan kekuatan struktural ekstra. Hingga tahun 2026, material ini tetap menjadi pilihan utama dalam dunia konstruksi karena sifatnya yang kokoh dan memiliki tampilan minimalis yang fungsional. 
Keunggulan utama pagar BRC terletak pada daya tahannya yang tinggi terhadap karat dan korosi berkat lapisan galvanis, terutama jenis Hot Dip Galvanized yang mampu bertahan bertahun-tahun tanpa pengecatan ulang. Selain tahan lama, pagar ini sangat praktis dalam pemasangan karena hanya memerlukan tiang penyangga, baut, dan klem pengunci tanpa perlu pengelasan di lapangan. Fleksibilitas ini menjadikan biaya perawatannya jauh lebih rendah dibandingkan pagar besi konvensional. 
Dari segi spesifikasi, pagar BRC tersedia dalam berbagai ukuran standar dengan panjang panel umumnya 240 cm dan pilihan tinggi mulai dari 60 cm hingga 240 cm. Diameter kawat besi yang digunakan bervariasi antara 5 mm hingga 10 mm, yang disesuaikan dengan kebutuhan tingkat keamanan area tersebut. Untuk kebutuhan tahun 2026, harga di pasar diperkirakan mulai dari Rp 150.000 per meter persegi untuk diameter standar, tergantung pada ketebalan material dan jenis lapisan pelindungnya. 
Dalam aplikasinya, pagar BRC digunakan secara luas untuk membatasi area perumahan, pabrik, gudang, hingga fasilitas infrastruktur penting. Karena desainnya yang tembus pandang namun kuat, pagar ini sering diandalkan untuk pengamanan jalan tol, bandara, dan menara telekomunikasi yang membutuhkan pengawasan visual maksimal. Sifatnya yang serbaguna membuat pagar BRC menjadi solusi keamanan yang efektif sekaligus ekonomis bagi berbagai sektor properti dan industri.